Langsung ke konten utama

Administrasi Perkantoran 1 ditahun pertama :D



Administrasi Perkantoran 1 bukan tempat penyesalan anak-anak yang gagal untuk memilih pilihannya tapi adalah tempat berkumpulnya anak-anak yang akhirnya menjadi keluarga:’)
Dimulai dari sifat-sifat yang masih jaim dan pemalu sampai akhirnya malu-maluin muahahah:D

Penghuni Administrasi Perkantoran 1

Tahun pertama di Administrasi Perkantoran 1 ini masih mengalami yang namanya perkenalan dan adaptasi, oiya ketua ditahun pertama ini seorang perempuan yang bernama Dimar Arie Sandy.

 
ini Ibu ketu Administrasi Perkantoran 1

Kenapa dia yang jadi ketua kelas? Karena dia orang yang pertama berani maju di administrasi perkantoran 1 dan juga orang pertama yang tadinya jaim jadi malu-maluin muahahah:P

Event pertama ditahun pertama ini adalah 17 agustusan..
Bendahara beredar ke sekeliling kelas untuk mendapatkan harta karun yang bisa ditukarkan dengan alat-alat menghias kelas. Semua penghuni administrasi perkantoran 1 berusaha bahu-membahu menghias dan membersihkan markasnya..
Walaupun gak menang tapi administrasi perkantoran 1 udah berusaha ;)

Event selanjutnya bulan Ramadhan pertama di administrasi perkantoran 1..
Ada pesantren kilat selama satu hari yang kita pelajari adalah pelajaran agama yang dipimpin oleh guru-guru agama. Ada juga acara buka bersama, paginya sekolah sampe selesai buka bersama baru deh pulang kerumah masing-masing.

Selama nungguin bukber dari pagi administrasi perkantoran 1 ditahun pertama melakukan beberapa kegiatan Abg labil wkwk seperti foto-foto, stel lagu jedagjedug (padahal bulan Ramadhan, dan anak kelas3 lagi pada pesantren kilat, ckck), ada yang tidur, malah yang paling baik dilakukan waktu itu adalah menulis tugas surat-surat al-qur’an. Alhamdulillah masih ada yang bener:”)

setelah mendekati sore anak-anak administrasi perkantoran 1 yang mayoritasnya perempuan pada sibuk ganti baju dan gincuan (kalo kata bu warsih) haha.. menyiapkan makanan yang akhirnya datang dan dimakan bersama setelah adzan magrib berkumandang..

Event ketiga lomba tumpengan..
Emang sih tumpeng administrasi perkantoran 1 gak juara, tapi kompaknya itu lho juara aneett waktu itu, sampai-sampai setelah lomba tumpeng itu dibawa kedepan kelas dan kita makan rame-rame so sweet memorable{}:’*

Cuss, event lainnya hari pertama pake seragam kantor ke sekolah dan praktek etika seorang pekerja..
Cantik dan ganteng anak-anak penghuni administrasi perkantoran 1, semuanya heboh nyiapin baju, make-up, sepatu beeehhh haha

  
Oiya selama ditahun pertama mereka pernah ngebully ketua kelas sendiri nih>>

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hi, 3

ya salah. tetapi aku masih yakin. ini bukan menyimpang. hanya sedang bosan. kembali suatu saat, kau akan bosan lagi.. lagi.. dan lagi.. -aku yang ya, salah- @erlianapbrnt

Aku Sang Titipan Pernah Berfikir

Aku pernah berfikir harusnya mereka bisa memberiku lebih dari ini. kemudian aku menangis. Aku pernah berfikir aku lebih baik dari kalian tapi nyatanya nothing. aku menangis, tapi aku menyalahkan mereka (orang tua).   Kenapa aku selalu menuntut kepada mereka? aku ini bukan siapa-siapanya. Aku hanya manusia yang dititipkan oleh tuhan pada mereka. mereka telah menjagaku, mengurusku, mendidikku, hingga seperti ini. Apa bayaranku untuknya? tidak ada yang bisa membayarkan lelahnya mereka. Lalu kenapa aku masih saja menuntut macam-macam dari mereka? atas hak apa aku menuntut kepada mereka? rasanya tak pantas sedikitpun saja belum pernah ku balas jasa mereka. Lalu aku hanya menyakiti hatinya dengan macam-macam tuntutan yang belum bisa mereka kabulkan. Sudahlah cukup. Hentikan. Carilah bahagiaku sendiri dengan sakitku dulu. Berjuanglah lebih kuat dari mereka, walau aku tau aku memang lemah jika dibandingkan dengan mereka. Namun senyum mereka akan kembali jika aku tulus dan berhasil. Jang...

Sekarang

Kisahku dan kisahmu telah berbeda Seperti yang ku sadari kau bergerak maju  Sedangkan aku tetap pada masa lalu  Masa lalu yang menyimpan kenangan-kenangan indah kita saat kau bersamaku, saat kisah kita masih menjadi satu kau telah melaluinya dengan langkah terbaik namun salahmu tak pernah mengajakku untuk melanjutkan langkah ini dan hanya meninggalkan ku sendiri yang tak mampu melangkah tanpamu