Langsung ke konten utama

Jadi anak ilang bareng lulu dan dede :)

Inget gak waktu kita ke asemka?
duh udah kayak anak ilang, tunggu bukan kayak tapi emang anak ilang :" haha

siang-siang pulang duluan dari kantor, bos pulang lima langkah dibelakan bos kita langsung pulang *hidup memang keras bos* haha

niatnya sih mau nyari lampion angrybird sama stitch... eh, pas nyampe muter-muter, nyasar nyari ruko asemka gara-gara gue, nanya-nanya akhirnya keburu sore, keburu pada tutup, gak jadi nemu lampion angrybird sama stitchnya deh :( huhu
but, ujung-ujungnya cuma beli pocketbac angrybird sama stitch haha..
pulangnya makan bakso malang plus sakit pinggang, dasar nenek-nenek muda haha *maklum gabiasa jalan*
pas naik busway macet banget kayak udah gak kuat berdiri:( bayangin aja berangkatnya berdiri, di asemka muter-muter terus, pulangnya berdiri lagi, belum antrinya huaaah:(

tapi gue seneng ngebolang bareng lulu sama dede, mereka gak bawel diajak muter-muter gak jelas sama gue haha, kalo kata lulu mah yg penting udahannya isi bensin (re: makan) hahaha...
kangen kalian luuu deee {} :") hiks

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hi, 3

ya salah. tetapi aku masih yakin. ini bukan menyimpang. hanya sedang bosan. kembali suatu saat, kau akan bosan lagi.. lagi.. dan lagi.. -aku yang ya, salah- @erlianapbrnt

Aku Sang Titipan Pernah Berfikir

Aku pernah berfikir harusnya mereka bisa memberiku lebih dari ini. kemudian aku menangis. Aku pernah berfikir aku lebih baik dari kalian tapi nyatanya nothing. aku menangis, tapi aku menyalahkan mereka (orang tua).   Kenapa aku selalu menuntut kepada mereka? aku ini bukan siapa-siapanya. Aku hanya manusia yang dititipkan oleh tuhan pada mereka. mereka telah menjagaku, mengurusku, mendidikku, hingga seperti ini. Apa bayaranku untuknya? tidak ada yang bisa membayarkan lelahnya mereka. Lalu kenapa aku masih saja menuntut macam-macam dari mereka? atas hak apa aku menuntut kepada mereka? rasanya tak pantas sedikitpun saja belum pernah ku balas jasa mereka. Lalu aku hanya menyakiti hatinya dengan macam-macam tuntutan yang belum bisa mereka kabulkan. Sudahlah cukup. Hentikan. Carilah bahagiaku sendiri dengan sakitku dulu. Berjuanglah lebih kuat dari mereka, walau aku tau aku memang lemah jika dibandingkan dengan mereka. Namun senyum mereka akan kembali jika aku tulus dan berhasil. Jang...

Sekarang

Kisahku dan kisahmu telah berbeda Seperti yang ku sadari kau bergerak maju  Sedangkan aku tetap pada masa lalu  Masa lalu yang menyimpan kenangan-kenangan indah kita saat kau bersamaku, saat kisah kita masih menjadi satu kau telah melaluinya dengan langkah terbaik namun salahmu tak pernah mengajakku untuk melanjutkan langkah ini dan hanya meninggalkan ku sendiri yang tak mampu melangkah tanpamu