Langsung ke konten utama

1 Tahun Berikutnya

Huuu.. Mungkin memang ku cinta..
Mungkin memang ku sesali..
Pernah tak hiraukan rasamu dulu..

Dulu iyaa duluuuu banget, pertama aku bertemu dengannya sekitar 6 tahun yang lalu. Masih kecil, iyaa. Masih polos, banget. Masih ngegemesin, iyaa iya bangeett. Hahaha..

Kami teman sekelas saat tahun pertama di sekolah menengah pertama, suka bercanda sih karena duduknya deketan. Kenal banget? engga banget haha. Habis kenakikan kelas kita gak sekelas lagi. Gak pernah ada obrolan lagi diantara kami. Masih satu sekolah kok..

Waktu berlalu gitu aja, 3 tahun setelah itu tiba-tiba dia membuka kolom obrolan kami lagi, banyak hal yang dibicarakan hingga banyak perubahan yang terjadi antara kami, kami menjadi lebih akrab dari sebelumnya. Aku merasa senang saat itu tapi beum sampai bahagia, kami pun harus mengakhirinya karena kecuigaan ku padanya.

Aku mengabaikannya yang saat itu masih ingin bersama, hingga akhirnya dia benar-benar tak terlihat lagi olehku. Akupun tak pernah mencarinya lagi :))

Setelah 1 tahun berikutnya, aku merasa sepi dan mulai mencarinya lagi. Awalnya respond dia biasa lama-lama entah modus atau pura-pura semuanya mengalir lebih manis dari yang dulu :') rasa takut ku muncul lagi, aku takut dia hanya main-main, aku takut dia sama yang lain, aku takut gak bisa milikin dia terus :')

Kalau kata seo yi soo didrama A Gentlemen's dignity - "ini semua karen kita baru merasakan yang namanya dicintai, sebelumnya kita duluan yang telah memberikan segalanya, dan kini saat kita yang mendapatkannya kita takut bahwa itu sebenarnya hanya untuk menutupi kesalahannya atau memang benar-benar tulus, sehingga menimbulkan kegelisahan dan kecurigaan yang begitu besar."

Hingga akhirnya aku gak pernah ngerti kenapa dia tiba-tiba menjauh dan menghilang setelah memberikan banyak manisan dari bibirnya :"( menyiksa ku dalam rindu, memaksa ku untuk melupakannya lagi, memecutku untuk tersadar bahwa ini semua tidak seharusnya terjadi walu apa yang ku rasakan padanya kali ini sangat tulus.

Semoga dia bisa menjadi pribadi yang lebih baik, lebih soleh, lebih sukses, biar bisa dapetin yang lebih dari aku.. bye..bye :'*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hi, 3

ya salah. tetapi aku masih yakin. ini bukan menyimpang. hanya sedang bosan. kembali suatu saat, kau akan bosan lagi.. lagi.. dan lagi.. -aku yang ya, salah- @erlianapbrnt

Aku Sang Titipan Pernah Berfikir

Aku pernah berfikir harusnya mereka bisa memberiku lebih dari ini. kemudian aku menangis. Aku pernah berfikir aku lebih baik dari kalian tapi nyatanya nothing. aku menangis, tapi aku menyalahkan mereka (orang tua).   Kenapa aku selalu menuntut kepada mereka? aku ini bukan siapa-siapanya. Aku hanya manusia yang dititipkan oleh tuhan pada mereka. mereka telah menjagaku, mengurusku, mendidikku, hingga seperti ini. Apa bayaranku untuknya? tidak ada yang bisa membayarkan lelahnya mereka. Lalu kenapa aku masih saja menuntut macam-macam dari mereka? atas hak apa aku menuntut kepada mereka? rasanya tak pantas sedikitpun saja belum pernah ku balas jasa mereka. Lalu aku hanya menyakiti hatinya dengan macam-macam tuntutan yang belum bisa mereka kabulkan. Sudahlah cukup. Hentikan. Carilah bahagiaku sendiri dengan sakitku dulu. Berjuanglah lebih kuat dari mereka, walau aku tau aku memang lemah jika dibandingkan dengan mereka. Namun senyum mereka akan kembali jika aku tulus dan berhasil. Jang...

Sekarang

Kisahku dan kisahmu telah berbeda Seperti yang ku sadari kau bergerak maju  Sedangkan aku tetap pada masa lalu  Masa lalu yang menyimpan kenangan-kenangan indah kita saat kau bersamaku, saat kisah kita masih menjadi satu kau telah melaluinya dengan langkah terbaik namun salahmu tak pernah mengajakku untuk melanjutkan langkah ini dan hanya meninggalkan ku sendiri yang tak mampu melangkah tanpamu