Langsung ke konten utama

Aku Mau Pulang



Aku mau pulang..

Bukan kemanapun didunia ini, entah rasanya disini bukan rumah.

Walau begitu, aku tak tau dimana aku bisa merasakan rumah.

Rumah bagiku bukan hanya sebuah bangunan beratap dan memiliki pintu.

Tak cukup hanya seperti itu.

Rumah adalah kenyamanan, nyaman dengan apa yang ada bersama ku.

Bukan karena aku tak pernah bersyukur hingga tak bisa merasa nyaman.

Namun rasanya pulang ku bukanlah disini.

Aku lelah..

Aku ingin istirahat..

Aku mau pulang..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hi, 3

ya salah. tetapi aku masih yakin. ini bukan menyimpang. hanya sedang bosan. kembali suatu saat, kau akan bosan lagi.. lagi.. dan lagi.. -aku yang ya, salah- @erlianapbrnt

Review L'oreal Paris Revitalift Crystal Micro-Essence, L'oreal Paris Rouge Signature Shade 119 - I Dream dan Shade 105 - I Rule

Kali ini sesuai janji aku kemarin, aku akan review lebih detail tentang produk L’oreal Paris yang aku dapat dari socoboxXl’orealparis. Seperti yang sudah ku beritahu didalamnya aku dapat beberapa produk terbaru dari L’oreal Paris, yaitu :  Revitalift Crystal Micro-Essence   Rouge Signature Shade 119 – I Dream   Rouge Signature Shade 105 – I Rule Isi #SOCOBOX So, lets review… Aku senang banget bisa dapat kesempatan mencoba produk terbaru dari L’oreal Paris. Apalagi selama ini aku belum pernah coba skincare seperti essence, aku hanya menggunakan cream day saja dan masker beberapa kali dalam seminggu. Setelah aku baca dan cari tahu tentang Revitalift crystal micro-essence ini aku jadi semakin penasaran dan ingin membuktikannya sendiri.  Klaim dari produk ini adalah menyerap hingga ke 10 lapisan terdalam kulit sehingga lebih membantu perawatan kulit seperti mencerahkan, membuat bercahaya seperti crystal, mempercepat proses pembaruan kulit, menyamarka...

Aku Sang Titipan Pernah Berfikir

Aku pernah berfikir harusnya mereka bisa memberiku lebih dari ini. kemudian aku menangis. Aku pernah berfikir aku lebih baik dari kalian tapi nyatanya nothing. aku menangis, tapi aku menyalahkan mereka (orang tua).   Kenapa aku selalu menuntut kepada mereka? aku ini bukan siapa-siapanya. Aku hanya manusia yang dititipkan oleh tuhan pada mereka. mereka telah menjagaku, mengurusku, mendidikku, hingga seperti ini. Apa bayaranku untuknya? tidak ada yang bisa membayarkan lelahnya mereka. Lalu kenapa aku masih saja menuntut macam-macam dari mereka? atas hak apa aku menuntut kepada mereka? rasanya tak pantas sedikitpun saja belum pernah ku balas jasa mereka. Lalu aku hanya menyakiti hatinya dengan macam-macam tuntutan yang belum bisa mereka kabulkan. Sudahlah cukup. Hentikan. Carilah bahagiaku sendiri dengan sakitku dulu. Berjuanglah lebih kuat dari mereka, walau aku tau aku memang lemah jika dibandingkan dengan mereka. Namun senyum mereka akan kembali jika aku tulus dan berhasil. Jang...